Showing posts with label community. Show all posts
Showing posts with label community. Show all posts
10/20/12
Iwan Fals dan Slank yang tetap berdiri untuk semua golongan
Pemilu di Indonesia tak hanya sekadar pesta demokrasi, tapi juga ajang meraup rejeki bagi banyak orang, termasuk para musisi yang menghibur di saat kampanye berlangsung. Tapi itu tidak berlaku bagi dua insan musik besar negeri ini, yaitu Iwan Fals dan grup band Slank.
Tekad Iwan Fals dan grup Slank untuk netral dalam pemilu Indonesia dibuktikan dengan tetap keukeuh tidak menerima job dari pihak partai atau capres mana pun dalam Pemilu 2009 lalu. Slank bahkan sudah sejak tahun 1990-an selalu kabur ke luar kota ketika masa-masa pemilu berlangsung, untuk menghindari orang-orang partai yang selalu mendatangi dan membujuk, bahkan mengancam, agar Slank mau menerima job dari mereka.
Begitu juga dengan Iwan Fals, penolakan job di saat pemilu legislatif dan pemilihan presiden juga dilakukannya. Ketika masa kampanye pilpres 2009, musisi legendaris itu sempat ditawari untuk menjadi bintang iklan salah satu capres, bahkan meski hanya lagunya saja yang akan dijadikan musik pengantar iklan, Iwan tetap menolak tawaran menggiurkan itu.
Konsistensi mereka bukanlah tanpa risiko. Akibat dari penolakan tersebut Slank bahkan sempat dihambat izin konsernya. Iwan Fals juga mengalami jadi ‘pengangguran’ selama masa pemilu tersebut. Namun semua itu tetap mereka jalani, terutama demi jutaan Slankers dan Orang Indonesia (OI), sebutan untuk para penggemar Slank dan Iwan Fals, yang berasal dari semua golongan. Salut untuk Iwan Fals dan Slank, mereka memang Talk Less Do More dan pantas jadi Claser Music Heroes! (b\w)
tulisan ini diposting di clas-mild.com pada tahun 2009
6/10/12
Stand Up Comedy & Asep Suaji
Dunia hiburan di
Indonesia sekarang nambah satu lagi jenisnya yang saat ini lagi heboh, yaitu
Stand-Up Comedy, atau bahasa Indonesianya Komedi Tunggal. Jenis komedi ini bermula
dari sekitar tahun 1800-an di Amerika, di sebuah teater bernama The Minstrel Show,
dan ketika itu belum ada yang namanya mic, jadinya kebayang kan mereka harus
teriak-teriak dan banyak melakukan komedi fisik slapstick.
Di Indonesia sebenarnya komedi tunggal ini juga sudah lama ada. Komedian Taufik Savalas almarhum adalah salah satu ‘comic’, istilah untuk menyebut seorang yang melakukan stand up comedy, yang sering mengisi acara komedi tunggal di Comedy Cafe milik Ramon Papana. Waktu itu komedi tunggal belumlah dikenal luas seperti sekarang, para komediannya pun pada saat itu kita mengenalnya sebagai pelawak lepas, seperti Kelik Pelipurlara dan Iwel Wel, juga almarhum Taufik Savalas, yang akhirnya mereka malah merambah acara parodi politik di televisi atau sibuk jadi MC/pembawa acara.
Saat ini stand up comedy menjadi dikenal luas karena mulai dilirik oleh beberapa stasiun televisi. Malah ada yang menjadikannya sebagai sebuah ajang kompetisi melalui audisi dan dipilih lewat sms. Dari acara itulah mulai muncul nama-nama baru selain Pandji dan Raditya Dika. Para comic Indonesia yang mulai naik daun itu antara lain ada Ryan si juara kompetisi, Akbar, Ernest, Mongol, Miund, Soleh Solihun, dan Asep Suaji.
Nama yang terakhir inilah yang akan memeriahkan Claser Music Corner kita malem minggu besok yang mengusung tema Gaul Galau. Hadirnya Asep Suaji untuk mengisi komedi tunggal di Claser Community Center pada tanggal 25 Februari 2012 besok tentunya bakal memberi warna lain bagi Claser. Asep (@asepsuaji) yang menurut FB-nya bekerja di sebuah lembaga kebudayaan Inggris di Jakarta, punya gaya yang khas dalam membawakan stand up comedy, materi lawakan yang dimilikinya juga sangat urban, sehingga diharapkan ia akan dapat menghibur Claser dengan cara yang berbeda. [b\w]
sumber: Blog Claser Community Center
Subscribe to:
Posts (Atom)

